Wajib Coba Kuliner Legendaris di Kota Malang yang Populer

Malang merupakan kota dengan cuaca yang cenderung sejuk karena curah hujannya yang tinggi. Ada banyak tempat wisata yang dapat dijadikan destinasi liburan. Saat pergi ke Kota Malang jangan lupa untuk mencoba kuliner legendaris yang populer. Berikut daftar kuliner yang tak boleh ketinggalan saat ke Kota Malang.

5 Kuliner Legendaris Kota Malang


1.    Bakpao Boldy

Bakpao Boldy Malang

Bakpao memang sebuah makanan yang biasa dan bisa kamu dapati di mana saja. Namun, bakpao Blody merupakan kuliner yang dikatakan legendaris di Kota Malang karena citarasanya yang khas dan unik. Kuliner ini sudah ada sejak 1950 dan masih populer sampai hari ini.

Kamu bisa mencobanya dengan mendatangi alamatnya di Jalan Mangun Sarkoro, dulunya nama jalan ini adalah Boldy. Rasa yang bisa kamu pilih saat mencoba kuliner legendaris bakpao ini adalah daging ayam cincang, ayam kecap, kacang hijau, tausa, dan kacang tanah.

2.    Bakso President


Bakso President di Kota Malang

Kuliner legendaris selanjutnya yang harus dicoba adalah bakso president. Kamu dikatakan tidak afdol datang ke Malang kalau belum mencoba bakso ini yang sudah terkenal dari tahun 1977. Ciri khas dari bakso ini adalah pilihan variasinya yang banyak.

Ada bakso besar, kecil, bakso urat, bakso telur, bakso goreng panjang, bakso goreng biasa bakso tulang muda, dan bakso goreng udang. Kamu juga bisa memilih campurannya ada siomay basah dan goreng atau memilih jeroan paru.

3.    Pos Ketan Legenda 1967

Pos Ketan Legenda 1967 Malang

Ketan merupakan makanan yang namanya saja sudah legendaris. Kamu bisa mencoba dengan datang ke kawasan Malang Raya, Jalan KH. Agus Salim Batu. Lokasinya tidak jauh dari Alun-Alun Batu. Pos Ketan ini buka dari jam 3 sore sampai dini hari. Jadi kalau mau nongkrong ke Batu, tempat kuliner ini dapat menjadi destinasi terbaik untuk menikmati suasana Batu di malam hari.

Pos Ketan Legenda 1967 menyajikan berbagai citarasa ketan yang bisa kamu pilih sepuasnya. Menu yang tersedia ada ketan susu, ketan keju, ketan bubuk, dan ada juga ketan durian. Kamu tidak akan menyesal untuk mencoba ketan ini karena merupakan kuliner yang khas di Kota Malang.

4.    Pecel Kawi



Pecel Kawi Malang

Tidak hanya ada Gunung Kawi, di Kota Malang juga ada kuliner yang namanya Pecel Kawi. Kuliner yang masuk dalam kategori legendaris dan banyak menjadi sasaran untuk sarapan di pagi hari. Pecel Kawi ini disajikan dengan adanya nasi putih, sayuran, lauk-pauk, disiram dengan bumbu kacang, dan ditambah rempeyek yang gurih.

Kuliner ini sudah ada sejak 1979 silam. Pecel Kawi menjadi populer karena citarasa bumbu kacangnya yang kental dan gurih. Kamu bisa mencoba Pecel Kawi di Jalan Kawi Atas No. 43B Malang. Saat datang ke tempat kuliner ini bersiaplah untuk mengantri karena yang beli sangat ramai.

5.    Putu Lanang Celaket


Kuliner yang menjadi legenda berikutnya adalah Putu Lanang Celaket. Putu merupakan jenis makanan yang terbuat dari bahan dasar tepung beras dan diisi gula merah. Penyajiannya pun khas yaitu di atas daun pisang dan ditaburi kelapa yang terasa gurih.

Kuliner Malang sudah ada sejak 1935. Selain Putu Lanang kamu bisa mencoba menu lainnya yang unik yaitu ada cenil, lupis, dan getuk.  Istimewanya kuliner yang ada di sini bisa kamu bawa pulang sebagai oleh-oleh. Lokasi tempat kuliner ini ada di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Gang Buntu RT 03 Malang.

Kamu bisa mencatat alamat kuliner ini saat akan mengunjungi Kota Malang agar bisa mengatur rute perjalanan. Liburan ke Malang akan lebih berkesan dengan mencoba kuliner legendaris yang populer di kota ini. Jangan lupa untuk membagikannya di media sosial sebagai bentuk cinta kamu terhadap kuliner khas Indonesia.

0 Response to "Wajib Coba Kuliner Legendaris di Kota Malang yang Populer"

Post a Comment

1. Berkomentarlah dengan tata bahasa yang baik agar orang lain tahu sebijak apa karakter kamu melalui kata kata.
2. Silahkan tulis komentar kamu untuk hal apapun yang masih berhubungan dengan post pada halaman ini.
3. Mohon untuk tidak menyertakan Link Aktif pada kolom komentar.
4. Mohon maaf apabila tidak sempat membalas komentar 1 per 1.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel